Minggu, 24 Maret 2013

KEBUDAYAAN KABUPATEN NGAWI

KABUPATEN NGAWI
Kabupaten Ngawi adalah sebuah wilayah kabupaten di provinsi Jawa Timur, Indonesia. Ibukotanya adalah Ngawi. Kota kabupaten ini terletak di bagian barat Provinsi Jawa Timur yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten Ngawi memiliki beberapa kesenian dan budaya, disini saya akan mencoba memberikan sedikit informasi tentang budaya Kabupaten Ngawi, dan kesenian budayanya yaitu:

TARI PENTUL MELIKAN

TARI PENTUL MELIKAN
Tarian ini ditarikan dengan memakai topeng kayu yang melambangkan watak manusia yang berbeda-beda namun tetap bersatu dalam kerja. Topeng ini dipengaruhi Jaman Kerajaan Kediri dan masa kini. Iringan gamelan sedikit mendapat pengaruh Reog Ponorogo.
Tari ini digarap atau diciptakan pada tahun 1952 oleh Bapak Munajah di Desa Melikan Kelurahan Tempuran, Kecamatan Paron, Kebudayaan Ngawi. Diciptakan untuk menghibur masyarakat setelah membangun sekolah desa itu. Perkembangan selanjutnya pementasan diadakan untuk  memperingati hari-hari besar nasional dan hari besar Islam oleh penduduk setempat.
Gerak-gerak tarian melambangkan menyembah pada Tuhan Yang Maha Esa agar kehidupan ini menumbuhkan ketentraman dan kedamaian. Digambarkan dalam bentuk berbaris seperti prajurit dan setengah lingkaran. 

TARI OREK OREK


TARI OREK OREK
Ngawi sejak tahun 1980 an terkenal sebagai Bumi Orek Orek.  Sebutan ini tidak lepas dari adanya Tari Orek Orek yang tumbuh subur dan berkembang dimasyarakat luas. Hampir disetiap acara baik yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah maupun masyarakat sendiri, tari ini selalu dipentaskan.  Tari Orek–orek merupakan tarian dengan gerak dinamis dengan pemain terdiri dari pria, wanita berpasangan. Menggambarkan muda mudi masyarakat desa yang sehabis kerja berat gotong royong, melakukan tarian gembira ria untuk melepaskan lelah.
 

TARI BEDOYO SRIGATI

TARI BEDOYO SRIGATI
Tari Bedoyo Srigati ini adalah tarian sakral yang biasanya menjadi tarian upacara adat pada waktu Ganti Langse di obyek wisata spiritual Pesanggrahan Srigati . Tarian Ini ditarikan oleh paling sedikit 10 penari yang semua harus masih gadis. Saat ini Tari Budoyo Srigati juga biasa ditampilkan pada saat ada jamuan tamu yang berkunjung di Ngawi. Ditarikan oleh para gadis cantik dengan pakaian tradisional yang indah dan gerak yang lembut, Budoyo Srigati sangat menarik untuk ditonton.
 

KEDUK BEDJI

KEDUK BEDJI
Upacara Keduk Bedji merupakan salah satu cara untuk melestarikan adat budaya penduduk Desa Tawun sejak jaman dulu. Tujuan utamanya adalah mengeduk atau membersihkan Sumber Beji dari kotoran. Karena di sumber inilah letak kehidupan penduduk Tawun. Menurut masyarakat sekitar, Keduk Bedji harus dilaksanakan pada hari Selasa Kliwon setelah panen di bulan Oktober. Inti dari ritual ini, terletak pada penyilepan atau penyimpanan kendi di pusat sumber air Beji. Pusat sumber tersebut terdapat di dalam gua yang terdapat di dalam sumber.

Ritual ini berawal dari pengedukkan atau pembersihan kotoran di dalam sumber Beji. Seluruh pemuda desa terjun ke air sumber untuk mengambil sampah dan daun-daun yang mengotori kolam dalam setahun terakhir. Setelah itu, ritual dilanjutkan dengan penyilepan kendi ke dalam pusat sumber. Setelah itu, penyiraman air legen ke dalam sumber Beji dan penyeberangan sesaji dari arah timur ke barat sumber. Selama penyeberangan sesaji, para pemuda yang berada di sekitar sumber Beji berjoged dan melakukan ritual saling gepuk (pukul) dengan diringi gending Jawa. Ritual tahunan ini diakhiri dengan makan bersama Gunungan Lanang dan Gunungan Wadon yang telah disediakan bagi warga untuk "ngalub" (meraih) berkah. Warga saling berebut makanan yang dipercaya bisa mendatangkan berkah dan keberuntungan bagi kehidupannya kelak.

BATIK KHAS NGAWI

  BATIK KHAS NGAWI
Batik merupakan salah satu warisan dari kebudayaan asli Indonesia Dewasa ini. Pemerintah baru-baru ini giat mengkampanyekan memakai pakaian batik sebagai identitas nasional. Salah satu industri rumah tangga yang sedang berkembang di dua Kecamatan yaitu di Desa Munggut Kecamatan Padas dan Desa Banyu Biru kecamatan Ngrambe.Batik motif Ngawi ini dibuat dengan teknologi batik tulis. Dengan mengusung ciri khas Ngawi, yaitu padi, bambu dan manusia purba (palu purba), kain ini didesain dengan sangat teliti. Efek rentesan pada setiap konturnya membuat proses batik tulis ini cukup lama. Oleh karena itu kain batik tulis ini dijual dengan harga yang pantas  

sumber: http://www.ngawitourism.com/data4-seni-dan-budaya.html

Senin, 04 Februari 2013

Wawancara Pedagang di Tanah Abang


Pasar Tanah Abang merupakan pusat perdagangan pakaian dan tekstil utama ke berbagai wilayah di Indonesia dan juga Asia serta dunia. Pasar Tanah Abang terbagi menjadi 3 wilayah gedung yang menjadi pusat perdagangan antara lain Tanah Abang Metro, Tanah Abang lama dan Tanah Abang AURI.Tanah Abang lama terbagi atas beberapa blok antara lain blok A, B dan F yang berisikan kios-kios, sedangkan Tanah Abang AURI terbagi atas beberapa blok antara lain blok A, B, C, D, E, F, AA, BB, CC. Seluruh blok di Tanah Abang AURI merupakan kumpulan ruko yang umumnya menjual tekstil, kecuali blok E yang merupakan kumpulan kios-kios yang menjual pakaian dalam bentuk eceran ataupun grosir.


Pada pengamatan saya kali ini, saya melakukan wawancara kepada pedagang sebagai narasumber. dan hasil adalah sebagai berikut:


  •  Nama narasumber adalah Mbak Indah Sukmawati
  •  Daerah asal mbak Indah adalah Salatiga
  •  Mbak Indah berjualan di Tanah Abang baru berdagang selama 2 tahun 6 bulan.
  •  Mbak Indah menjual berbagai macam jilbab dan pakaian muslim wanita.
  •  Mbak Indah lebih memilih Tanah Abnag untuk tempat berdagang karena selain berada  di pusat kota, Tanah Abang menjadi pusat grosir teramai dan terbesar di indonesia, selain itu banyak sanak saudaranya yang berdagang disini.
  •  Menurut Mbak Indah, ia mendapatkan penghasilan bersih selama sebulan ia bisa mendapatkan 4-5juta dalam sebulan.
  • Kesan-pesan Mbak Indah selama berdagang di Tanah Abang yaitu interaksi antara para pedagang sangatlah baik tanpa memandang lama atau tidaknya berdagang di Tanah Abang, selain itu suasananya juga lumayan nyaman. tetapi menurut mbak Indah jalan akses ke Tanah Abang macet.

Kamis, 10 Januari 2013

Kawasan Tanah Abang



Tanah Abang
 
Kompleks Pasar Tanah Abang merupakan salah satu objek sejarah di Ibukota. Mengutip buku 250 Tahun Pasar Tanah Abang yang diterbitkan PD Pasar Jaya pada 1982, Tanah Abang tidak terlepas dari sejarah Kota Jakarta. Memang sampai saat ini belum diketahui secara pasti asal nama Tanah Abang, karena belum ada sumber sejarah tertulis mengenai penemuan nama tersebut. Nama Tanah Abang mulai disebut-sebut pada pertengahan abad ke-17, sehingga banyak orang memperkirakan nama itu berasal dari tentara Mataram yang menyerang VOC pada 1628.

Tanah abang terletak di Jakarta Pusat. Pasar Tanah Abang merupakan pusat perdagangan pakaian dan tekstil utama ke berbagai wilayah di Indonesia dan juga Asia serta dunia. Pasar Tanah Abang terbagi menjadi 3 wilayah gedung yang menjadi pusat perdagangan antara lain Tanah Abang Metro, Tanah Abang lama dan Tanah Abang AURI.Tanah Abang lama terbagi atas beberapa blok antara lain blok A, B dan F yang berisikan kios-kios, sedangkan Tanah Abang AURI terbagi atas beberapa blok antara lain blok A, B, C, D, E, F, AA, BB, CC. Seluruh blok di Tanah Abang AURI merupakan kumpulan ruko yang umumnya menjual tekstil, kecuali blok E yang merupakan kumpulan kios-kios yang menjual pakaian dalam bentuk eceran ataupun grosir.

ini adalah foto saya bersama teman saya di Tanah Abang pada malam hari

 
 ini adalah tanah abang bagian blok B



Tanah Abang menjadi tempat favorit untuk berbelanja pakaian, maupun bahan tekstil bagi para warga di karenakan tempatnya yang strategis, dan selain itu harganyapun lebih murah di banding di tempat lain, tak jarang banyak orang membeli bahan-bahan tekstil atau pakaian-pakaian di tanah abang untuk di jual kembali. selain para pedagang tekstil, juga banyak pedagang yang menjual makanan, buah-buahan dan barang-barang lain. makin ke tahun pun tanah abang semakin nyaman di karenakan di dalam pasar tanah abang sudah di pasang pendingin ruangan agar pembeli merasa nyaman pada saat berbelanja.

menurut saya perkembangan Tanah abang berkembang sangat pesat di karenakan peran para pedagang dan pemerintah kotanya dalam membenahi Tanah abang, selain itu tanah abang juga menjadi pusat grosir terbesar di Asia selalin itu tanah abang banyak memberikan dampak positif bagi kemajuan ekonomi di daerah tersebut. Tetapi warga masih sering menyesalkan atas kurangnya lahan parkir yang di sediakan, selain itu harga parkirpun mahal, bahkan terkadang anda bisa membayar 7ribu untuk 1jam parkir, selain itu banyak orang-orang yang membuat lahan parkir sendiri di pinggir jalan raya dengan mematok harga yang mahal. hal ini meresahkan para pengguna jalan dikarenakan jalan menjadi padat dan macet karena banyak parkir liar di pinggir jalan. 

Kamis, 03 Januari 2013

Kawasan Perkotaan



BEKASI

Masyarakat Bekasi

Bekasi adalah sebuah daerah yang terletak di Provinsi Jawa Barat. Bekasi merupakan sebuah kota yang memiliki wilayah yang cukup luas dan memiliki banyak penduduk, selain itu Bekasi juga memiliki berbagai macam keragaman budaya masyarakat yang di karenakan Bekasi mengalami proses asimilasi dan akulturasi kebudayaan dari berbagai daerah seperti Bali, Melayu, Bugis, dan Jawa.

 Pengaruh etnis tersebut tersebar di wilayah Bekasi, antara lain :
  • Suku sunda yang banyak bermukim terutama di wilayah Lemahabang, Cibarusah, Setu sebagian Pebayuran dan sebagian Pondok Gede.
  • Suku Jawa dan Banten banyak bermukim di Kecamatan Sukatani dan sebagian Cabang Bungin.
  • Suku bangsa Melayu banyak bermukim di Kecamatan Bekasi (daerah kota), Cilincing (sekarang masuk Jakarta), Pondok Gede, Babelan, Tambun, Cikarang, Cabang Bungin, dan Setu.
  • Suku Bali terdapat di sebuah kampung di Kecamatan Sukatani, bahkan sampai sekarang namanya masih Kampung Bali.


Tradisi dan pantangan masyarakat Bekasi

Tradisi masyarakat bekasi berbentuk folklore, entah dari mana asalnya dan siapa pencipta tradisi ini, tapi hingga sekarang pun masih ada  sebagian masyarakat mempercayainya.

Tradisi dan pantangannya diantaranya:

  • Dilarang membuang sampah ke sungai, karena jika ada buaya yang memangsanya itu adalah ganjaran baginya karena telah mencemarkan sungai.
  • Untuk mencegah sepasang buaya putih penunggu sungai marah, masyarakat Melayu Betawi  "nyugu" dengan membawa sesajen kembang tujuh rupa, telor ayam mentah, bekakak ayam, dan nasi kuning. 
  • Tradisi menghormati sepasang buaya putih, masih tercermin dalam adat perkawinan Melayu Betawi yang mengharuskan dalam pinangan pihak mempelai laki-laki membawa sepasang roti buaya. 
  • Sampah harus ditabun, maka nabun atau membakar sampah merupakan  kebiasaan orang Melayu Betawi dan menebang pohon pun tidak boleh sembarangan, karena dalam pohon kayu yang besar terdapat penunggu yang akan marah bila pohon kayu itu ditebang secara sembarangan.




Monumen di Bekasi



            Sebenarnya Bekasi memiliki banyak monumen-monumen nasional tapi banyak warga bekasi yang tidak menyadarinya bahkan tidak mengetahuinya, salah satu monumen yang terkenal di bekasi adalah Monumen Gedung Tinggi atau yang di sebut juga oleh warga sekitar yaitu Gedung Juang 45 yang berada di Kecamatan Tambun Selatan, Gedung Juang bersejarah bangunan kolonial Belanda ini, tidak jauh dari Stasiun Kereta Api Tambun. Gedung ini merupakan salah satu gedung bersejarah yang turut menjadi saksi bisu perjuangan rakyat Bekasi saat revolusi fisik. Ketika itu daerah Tambun dan Cibarusah menjadi pusat kekuatan pasukan republik Indonesia (RI). Akibat serangan bertubi-tubi, pertahanan pasukan Belanda di Bekasi sering ditinggalkan. Mereka kemudian memusatkan diri ke daerah Klender Jakarta Timur. Maka, gedung ini sempat dijadikan sebagai pertahanan di front pertahanan Bekasi- Jakarta.


Kamis, 08 November 2012

kawasan perdagangan



KAWASAN PERDAGANGAN
PURI CENDANA 1
           

            Puri cendana 1 adalah sebuah perumahan yang cukup besar yang berada di daerah bekasi tepatnya di tambun selatan, karena perumahan ini cukup luas pada awalnya tempat ini sering di gunakan oleh masyarakat sekitar untuk olahraga pagi, tempat jalan-jalan, dan untuk belajar mengemudi. Di ujung puri cendana terdapat sebuah danau yang di jadikan tempat untuk bersantai oleh masyarakat sekitarnya.

            Karena banyak orang yang mengunjungi puri cendana 1 lalu orang-orang pun berinisiatif membuka usaha kecil-kecilan seperti usaha jajanan di pinggir jalan, usaha busana-busana. Tapi lama kelamaan puri cendana pun menjadi suatu kawasan perdagangan yang besar, bahkan sangat besar, sampai-sampai setiap pinggir  jalan di gunakan untuk berdagang.

            Dagangannya pun bermacam-macam seperti makanan kecil, bakso, nasi goreng, sate, mie ayam, spare part motor ataupun mobil, perlengkapan ibadah, perhiasan, topi, baju maupun kaos, mainan anak, dan masih banyak lagi, bahkan sampai ada penyewaan kuda bagi warga yang ingin merasakan berkuda.

            Pada awalnya masyarakat penghuni puri cendana pun senang karena perumahannya di jadikan kawasan perdagangan tapi lama-kelamaan pun masayarakat kesal karena perumahannya menjadi kotor karena banyak sampah yang berserakan akibat aktivitas perdagangan dan tidak hanya itu saja akibat aktivitas perdagangan jalan untuk masuk ke clusternya pun menjadi sangat macet apalagi jika di malam minggu itu adalah puncaknya kemacetan. Dan saya sempat mengambil beberapa foto bagaimana keadaan puri cendana di malam hari.